Semua Kategori

Pengetahuan tentang kain

Halaman Utama >  Pengetahuan tentang kain

kain polos

Sebuah kain yang ditenun dengan struktur tenun polos dibuat dengan menyusun benang lurus dan benang lat setiap benang lainnya. Kain polos membentuk pola paralel melalui penyusunan benang lurus dan benang lat selama proses tekstil. Karakteristik kain polos adalah memiliki banyak titik penyusunan, tekstur yang kokoh, permukaan yang rata, dan efek penampilan kedua sisinya sama. Kain ini relatif ringan dan tipis, serta memiliki sifat pernapasan yang baik. Struktur polos menentukan kepadatannya yang rendah dan tekstur yang kasar. Secara umum, harga kain polos relatif murah.

Secara sederhana, kain polos memiliki banyak titik penyusunan, tekstur yang kokoh, permukaan yang halus, dan penampilan kedua sisinya sama. Mereka relatif ringan dan memiliki sifat pernapasan yang baik. Struktur polos menentukan kepadatan yang lebih rendah. Secara umum, harga kain polos relatif murah.



Des&q

5
4
3
  • 1
    Kain Bergaris

    Kain bergaris adalah kain yang membentuk pola garis dengan menerapkan dua atau lebih perubahan struktur pada permukaan kain. Kain bergaris umumnya didasarkan pada anyaman polos (ground weave). Pola kain bergaris lebih halus dan rinci dibandingkan dengan kain jacquard. Kain bergaris termasuk dalam kategori kain jacquard kecil dan diproduksi menggunakan loom multi-arm.

  • 2
    Kain Jacquard

    Kain jacquard adalah kain berpola besar yang ditenun menggunakan mesin jacquard, dengan pola lengkap benang warp berkisar dari ratusan hingga ribuan. Kain jacquard sering didasarkan pada satu jenis kain (ground weave), sementara jenis anyaman lain atau beberapa anyaman berbeda digunakan untuk menampilkan pola pada kain tersebut, seperti anyaman polos atau pola satin. Terkadang, warna berbeda dari benang warp dan weft dapat digunakan untuk menciptakan pola berwarna-warni pada kain. Berbagai gaya kain jacquard juga dapat dibuat dengan menggunakan jenis serat, jumlah benang, dan kepadatan warp dan weft yang berbeda.

  • 3
    Kain Sateen

    Sebuah kain yang ditenun dengan struktur anyaman sateen memerlukan setidaknya tiga benang lilitan dan benang penganyam yang saling terjalin selama proses tenun, dan setidaknya lima benang lilitan/penganyam yang saling terjalin untuk membentuk anyaman sateen yang lengkap; Benang lilitan dan penganyam membentuk titik-titik anyaman lilitan dan penganyam yang terpisah dan tidak terhubung dalam kain.

kain twill

Sebuah kain yang ditenun dengan struktur tenunan twill, di mana benang warp dan weft saling berpautan setidaknya sekali setiap dua benang selama proses tenun, yaitu 2 ke atas dan 1 ke bawah atau 3 ke atas dan 1 ke bawah; Pautan antara benang warp dan weft membentuk pola miring, dan metode tenun ini meningkatkan titik-titik pautan antara warp dan weft, yang terus berlanjut dan mengubah tata letak struktur kain. Jumlah pautan antara benang warp dan weft lebih sedikit dibandingkan dengan tenunan datar, dan susunan benang lebih rapat, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih ketat dan tebal dibandingkan kain tenunan datar. Kain twill lebih mudah diidentifikasi karena titik-titik pautan antara garis warp dan weft pada permukaan kain menunjukkan struktur garis diagonal dengan sudut tertentu. Karakteristiknya dibagi menjadi bagian depan dan belakang, dengan jumlah titik pautan yang lebih sedikit, garis float yang lebih panjang, sentuhan sedikit kasar, densitas tinggi, produk yang lebih tebal, dan organisasi tiga dimensi yang kuat. Jumlah cabang bervariasi dari 30, 40, hingga 60. Karakteristiknya dibagi menjadi bagian depan dan belakang, dengan jumlah titik pautan yang lebih sedikit, garis float yang lebih panjang, sentuhan lembut, densitas lebih tinggi, produk yang lebih tebal, dan organisasi tiga dimensi yang lebih kuat.

kain twill

Hubungi kami kapan saja untuk rincian tempat tidur

kami menawarkan berbagai macam tempat tidur yang terbuat dengan teknologi terbaru dan pengerjaan terampil. hubungi tim kami hari ini untuk konsultasi desain khusus yang sepenuhnya mengekspresikan visi Anda.